Pinrang jauh lebih sepi
dibandingkan Parepare, apalagi kalau dibandingkan dengan Makassar-Gowa, dan
saya akan jauh lebih merasakan sepi saat libur akhir pekan. Adakalanya saya
tidak nyaman dengan sendiri, seperti dua bulan belakangan ini jalan
satu-satunya saya harus merelakan banyak waktu dan uang untuk sekedar pulang ke
Makassar disetiap akhir pekan. Saya tidak lagi merasa lelah menghabiskan 4-6
jam waktu dalam perjalanan setiap hari Jum’at dan Senin, semuanya saya lalui
demi bertemu keluarga dirumah. Saya butuh amunisi yang banyak, suntikan
semangat yang tak usah di-ungkapkan sudah jelas terlihat dari wajah-wajah orang
yang saya kasihi. Tapi kadang-kadang saya juga merasa terlalu lelah untuk
pulang, membayangkan 4-6 jam perjalanan menuju kota kelahiran, dan lalu hanya
dalam jeda 1-2 hari harus kembali melalui 4-6 jam perjalanan untuk kembali ke
perantauan. Apalagi ditambah rasa malas yang memuncak sesaat akan kembali,
argh!
Oh Tuhan, hidup itu memang harus
berjuang yah. Minimal berjuang melawan diri sendiri, berjuang melawan rasa
malas, rasa lelah, rasa-rasa lainnya yang sifatnya
negatif. Saya bukannya tidak nyaman, karena saya memang tidak mencari
kenyamanan, saya hanya merasa bahwa menjadi perempuan, bekerja, dan
jauh dari rumah itu PR-nya sangat banyak sekali. Harus pintar jaga diri, jaga
pergaulan. Saya bisa saja tertawa-tawa bersama kawan-kawan saya di perantauan,
tapi jauh disana, jauh didalam hati seorang Ibu tersimpan banyak rasa khawatir
tentang keadaan Puterinya. Bahkan ketika sambungan telepon sudah saling
menghubungkan setiap malam untuk berbagi kabar, tetap saja rasa khawatir itu
ada.
Tapi, bagaimanapun hidup yang
saya jalani sekarang adalah hidup yang amat sangat saya syukuri. Alhamdulillahirobbil-alamin. Saya hanya
butuh menemukan banyak cara untuk menikmati sendiri, mungkin suatu hari nanti
saya akan merindukan saat-saat seperti ini, tempat ini, dan sepi seperti ini.
"Sunyi ini merdu seketika sunyi ini merdu seketika" ... (payung teduh)
SYAM
Hmm, rutinitas yg sangat menyibukkan, snin sampai jumat kerja dn wktu weekend harus pulang ke Mkassar, klo ipar saya kebalikan nya.
ReplyDeleteKak syam ini trmasuk perempuan yg kuat, smngat!
Amin, smangat!
Delete