Powered by Blogger.

A short trip to Lombok


Sudah lama saya menghapus travelling dari buckcet list "hal-hal yang membuat bahagia" versi saya. Alasannya banyak, terlebih lagi saat ini saya memandang bahwa salah satu cara menghemat pengeluaran adalah dengan jauh-jauh dari hobi yang memang membutuhkan modal besar. Tapi, disinilah saya pada akhirnya terbang ke Lombok, menghabiskan waktu di Gili Trawangan bersama teman-teman terbaik saya di tanah Rantau.

What a mess!


Bulan juli tiba, itu artinya kerja ekstra untuk semua teman-teman keuangan di-instansi manapun mereka berada. Sinkronisasi Laporan Keuangan Semester I, sebagai bentuk pertanggung jawaban kegiatan selama bulan 01 s/d 06 2017. Lembur sehabis libur, sounds ZONK sekali yah. Haha. Saya sudah melewati 5 kali kegiatan sinkronisasi, didua kantor yang berbeda. Rasanya ya sama saja sih, bolak balik rekon, bikin laporan, lembur, semua demi apa? Ya demi penghasilan yang halalan dan toyyiban.. Negara sudah kasih gaji, sudah kasih makan dan tugas saya adalah mengabdi dan memberikan performa yang terbaik. Shedaap!

Birthdate #31yo



Esok kan masih ada, lagu lawas milik Uta Likumahua sedang live dinyanyikan oleh penyanyi dari atas panggung, bersamaan dengan cerita yang tidak ada putus-putusnya yang saya dan sahabat saya Ratih bagikan dalam Birthdate dinner kami malam ini di Cafe Chopper Jl. Kasuari, Makassar. Entah kenapa lagu-lagu yang dinyanyikan oleh dua penyanyi secara bergantian sepanjang sesi curhat, merupakan list lagu-lagu lawas favorit saya. That's why, saya begitu menikmati malam ini sembari menikmati green tea jasmine dan ice cream double scoope.

Belanja Tanaman



Uceng menghubungi saya via BBM, mengajak untuk sama-sama berburu kaktus diseputaran wilayah Makassar. Awalnya saya heran, setelah hampir 3-tahun tidak pernah bertemu dan bertukar kabar tiba-tiba kami akan bertemu dan berburu kaktus. Kecuali bahwa mungkin dia menemukan banyak jejak love dan komentar dari akun instagram saya di akun-akun instagram pecinta/penjual kaktus.