
Beberapa ucapan datang dari kawan baru, dan Alhamdulillah masih ada beberapa nama yang masih setia memberikan sedikit waktunya untuk turut "memeriahkan" hari kelahiran saya. Thanks brad and sist! Sisah, Bejo, Alpia, Yanyan, Odhan.. Specially buat bapak Boss saya yang sudah mentraktir seluruh jajaran admin dikantor dalam rangka ulang tahun saya, buat mbak Eka yang pagi-pagi buta mengirim cake dan kado via satpam kantor, buat Musda untuk kado buku Perjalanan rasa, buat gerombolan kacow Kingkong, Princess Lisa dan kakak Edo untuk cake unyu-unyu dari dapur cokelat, dan dari Mandala finance untuk cake super besar dan camilan aneka rupa yang berlimpah ruah. Super sekali usia 27 tahun saya kali ini.. Alhamdulillah.
Kalau dari keluarga saya sendiri, cukup dengan doa tanpa ucapan. Doa yang selalu sama setiap harinya, tanpa harus menunggu moment spesial, karena bagi mereka sayalah yang spesial bukan momentnya.. Terimakasih untuk cinta tanpa syarat itu. Dari dulu kami tidak pernah membiasakan perayaan seperti ini, bagi mereka semua ya setiap hari sama saja, tapi saya berfikiran lain. Hari kelahiran adalah hari spesial, hari dimana hitungan umur kita digenapkan dan hari yang paling tepat untuk menanyakan pada diri sendiri "sejauh ini, sudah jadi siapa saya?". Dan karena saya selalu merasa kalau saya ini romantis, ya.. mungkin. Hehe..
Pada satu obrolan lepas bareng kawan, dia berkata: percaya ndak kalau manusia itu akan terbentuk karakternya di usia 27 tahun.. jadi, bagaimanapun karakter dan sikap dia saat itu maka itulah yang akan melekat pada dirinya selama-lamanya. Hmm.. entahlah, saya masih meyakini bahwasanya waktu dan kejadian-kejadian bisa merubah seseorang, kapanpun itu.
Bukan tentang percaya atau tidak dengan pernyataan kawan itu, saya hanya merasa banyak hal luar biasa yang saya alami menjelang usia 27tahun. Segala bentuk pencapaian, kegagalan demi kegagalan, kebodohan-kebodohan kecil/besar, pembelajaran, optimisme untuk kembali merangkai bermimpi, and yes i've made my own MAP of life, bahkan saya mulai bisa memilah orang-orang yang benar tulus ada untuk saya bagaimanapun bentuknya.. hingga saya menyimpulkan bahwasanya saya tidak akan berubah untuk orang lain, tapi saya hanya akan belajar untuk selalu menjadi lebih baik. Itu pointnya. Karena manusia diciptakan tidak untuk membahagiakan semua orang, tapi lebih spesifik.. membahagiakan dirimu sendiri, keluargamu, orang-orang yang mencintaimu dengan segala apa adanya kamu dan (mungkin) orang yang meletakkan bahagianya lewat uluran tanganmu.
Doa paling populer diusia 27 tahun saya adalah, semoga cepat mendapatkan jodohnya. Pada dasarnya setiap hari saya bertemu dengan jodoh saya, tapi saya mengerti ini tentang pasangan hidup. Saya tersenyum, seraya meminta dalam hati pada sang penghimpun dan pengabul doa; cukup datangkan orang yang tepat di waktu yang tepat ya Allah, kemudian meneriakkan kata Amiiiiinnnn..
Sampai disini, maka nikmat Tuhan saya yang mana lagi yang bisa saya dustakan?
Satu kesalahan kecil yang saya lakukan adalah, menunggu sesuatu yang saya tahu jelas tidak akan saya dapatkan dihari itu. Tapi tak jadi masalah, selalu berprasangka baik pada orang lain justru membuat kita bisa melihat sesuatu lebih bijak. Tidak semua tentang saya bukan? tapi untuk merasakan kebahagiaan, ya semua kembali lagi ke-diri sendiri.. sayalah tuan dari segala perasaan saya sendiri. Saya bahagia, Alhamdulillah..
~sym



Happy Milad ^_^
ReplyDeletesemoga senantiasa menjadi insan yang pintar berasyukur
amin, terimakasih :)
Deletekalau semua berpatokan pada angka 27, orang yang lagi insyaf pada usia 30 gimana. Kan masih bisa berubah. Jadi berubah tidaknya seseorang dan karakter tidak terpengaruh usia.
ReplyDeleteJadi gimana kak, sudah ketemu jodohnya xixixi
Mau balapan sama kak maya juga ya? Kan kak maya juga di desak harus menikah kalau mau ke jepang hehehe
ya, saya pun percaya kl waktu dan kejadian2 bia merubah seseorang kapanpun itu. tidak terikat umur :)
Deletetiap hari ketemu jodoh kok, haha.. :p
salam bahagia, selalu...
ReplyDeletesalam bahagia, Om :)
DeleteKebanyakan hari dalam setahun berjalan secara sepele. Hari-hari itu berlalu tanpa meninggalkan jejak ingatan. Mereka berlalu tanpa mempengaruhi jalannya kehidupan.
ReplyDeletesemoga saja tahun ini Mbak Syam bisa melewati hari-hari yang tidak sepele
amin,
Deletesemoga semua hari menjadi berarti ya broh :)
salama'ki
Aminnnnnn amin amin Ya Rabbb.....
ReplyDeleteAmin :)
Delete