Showing posts with label Life in Cokroaminoto. Show all posts
Showing posts with label Life in Cokroaminoto. Show all posts

05/05/2014

Resign

Pekerjaan kelak hanya penyambung nafkah, sebesar apapun kamu mencintainya, jangan takut meninggalkan semua itu jika saatnya datang. Jangan ragu. Dirimu lebih besar dari yang kamu tahu.
Dee

Well, satu dari banyak hal yang menyita fikiran saya saat ini adalah perihal resign. Ya, bulan ini saya resmi mengajukan pengunduran diri saya ke bagian PSDM. Sedih? pastinya, kantor ini bukan hanya sekedar kantor dimana saya menghabiskan jam 8am-5pm dihari senin sampai hari sabtu yang kemudian mendapatkan imbalan berupa gaji bulanan diatas UMR dan berbagai sumber penghasilan dan kesenangan lainnya. Lebih dari itu, kantor ini adalah guru terbaik saya sepanjang tahun 2010-2014.

Emosi saya bermain pada ritme yang tidak melulu ada pada "nada" nyaman. Saya berkali-kali kecewa, menyesal, marah dan hampir memutuskan untuk mundur, lalu kembali berfikir, merenung, mendengar nasehat, melihat lebih jernih, berdamai dengan hati dan kondisi dengan tidak mengaburkan diri dan karakter saya sendiri, lingkungan menerima saya dan saya menerima lingkungan saya, hingga pada akhirnya saya memutuskan untuk tetap bertahan untuk belajar lebih banyak lagi. Iya, Ego saya mendapatkan lawan dan teman terbaik ditempat ini. Saya dipercaya dan saya diandalkan.

Kantor ini banyak menghebatkan saya. Pelan, saya cinta.

Dan disaat saya sebenar-benarnya harus meninggalkan kantor ini, ada rasa berat luar biasa. Takut. Iya, saya takut jika diluar sana saya tak mendapatkan apa yang telah saya dapatkan dikantor ini. Rasa nyaman dan mapan. Kemudian saya berfikir, semua rasa nyaman dan mapan itu sendiri tidak serta merta datang begitu saja dalam hidup saya, itu adalah bentukan fikiran saya setelah melewati empat tahun yang tidak selalu ada dalam semangat yang membara, itu adalah bentuk penerimaan saya pada hidup, pendobrak kebosanan; bagaimanapun saya ini manusia biasa, terkadang rasa malas dan lelah saya biarkan mendapatkan porsi yang lebih besar untuk memanjakan diri.

Maka dari itu, saya berlindung pada Allah dari rasa takut pada hal-hal nyata dan tidak nyata. Dari sangkaan yang justru menjauhkan saya dari kebaikan yang tidak dapat dilihat baik oleh mata fikiran saya.

Saya tidak boleh takut.

Jika melihat kembali perjalanan hidup saya, dengan rencana yang tidak begitu hebat Allah justru membawa saya pada banyak pencapaian-pencapaian yang luar biasa hebat. Karena Allah maha hebat. Saya tidak lagi membandingkan diri saya dengan orang lain, saya membandingkan diri saya dengan usaha saya sendiri. Mungkin sebagian orang melihat saya tidak ada apa-apanya, entah sebagiannya lagi. Orang lain hanya bisa berprasangka dan saya tidak sama sekali berkepentingan untuk menjelaskannya, seperti angin.. saya akan membiarkannya berhembus.

Hidup mengajarkan saya untuk mengambil langkah menanjak.

Saya tidak lagi takut.

Karena saya percaya bahwa diluar sana akan ada banyak hal yang bisa membuat saya jauh lebih hebat lagi.

BISMILLAH.

12/02/2014

Berbenah ruang pak Kacab

Hari ini saya bertugas untuk berbenah ruang pak kacab, untuk sementara atas perintah Bapak Boss sebelum beliau terbang ke Dubai (tapi gak ajak-ajak --") saya yang ambil alih karena cabang baru kami belum kebagian sdm khusus untuk menangani itu. Saya banyak dibantu dengan anak-anak cleaning service, bapak-bapak maintenance dan adum dari cabang sebelah, yah bagaimanapun kita masih satu atap, cabang saya hanya pindah ke lantai dua saja.

Dari dua hari lalu list pesanan khusus dari kacab sudah tercatat sempurna, saya pun diminta konsultasi sama ibu kacab tentang aroma parfum dan genre lukisan untuk dipasang diruangan pak kacab, selebihnya pak kacab percayakan kepada saya untuk improvisasi dan eksekusi dilapangan.

Setelah proposal project pengadaan sederhana saya buat, di acc oleh adh dan pak kacab, jadilah hari ini saya dan Sule hunting keperluan di MP. Tepatnya di Ace, Informa dan Gramedia. Akh, bagian tersulit adalah pilah pilih antara memadumadankan selera pribadi dan menebak-nebak selera pak kacab. Untungnya Sule selalu enak diajak discuss, ada pilihan lainlah sebagai pembanding dan selalu ada kesimpulan yang mana akhirnya kita pilih. Setelah urusan belanja-belanji selesai, saatnya mengatur diruangan pak kacab. Kali ini saya ditemani Ichal yang sense of decoratingnya bisa dibilang setingkat lebih baik dari saya tapi jatohnya selalu saya yang lebih keren. Haha. Peletakan saya selalu saja diubah sama dia, begitupun peletakan dia selalu saya ubah, ujung-ujungnya kita sepakat hanya mengubah sudut peletakan dan jaraknya. Acuannya dari posisi peletakan saya. Haha. Kocak!

Well, mungkin ini berlebihan, tapi bagi saya masuk ke Acehardware/Informa itu rasanya seperti masuk surga! Harganya langitttt!!! Tapi penampakannya seolah-olah merengek minta dibungkus bawa pulang. Saya bilang ke Sule, gak apa baju/tas/sepatu saya biasa saja, murahan juga ndak apa, yang penting isi rumah dari ACE dah. Ikhlas saya.

Haha. Amin amin amiiiinnn.

10/02/2014

Sudut ternyaman


**Edisi cabang baru, ruangan baru, semangat baru.

08/02/2014

Satu minggu

Duadelapan januari duaribu empatbelas, saya dan boss ke Jakarta dalam rangka perdin. Skejul sudah disusun rapi untuk tiga hari kedepan, tapi dihari pertama lagi-lagi boss menerima telepon yang simpulannya beliau musti balik Makassar keesokan harinya. Tidak semua target hari pertama selesai karena soalan tekhnis, Jakarta macet dan banjir sisa hujan tiga hari lalu belum surut sempurna. Satu hal yang penting hari ini, turbulance penerbangan UPG-CGK sukses membuat saya ketakutan naik pesawat lagi. Trauma.


Duasembilan januari duaribu empatbelas. Hari ini saya berencana mengunjungi tiga kantor, tapi rencana tinggal rencana, hujan semalaman memperparah kondisi Jakarta, banjir dan macet dimana-mana. Bapak perwakilan kantor diJakarta menelepon saya supaya saya stay dihotel dulu karena banyak jalan yang lumpuh, segala urusan didelegasikan ke karyawan dia yang bisa menembus jalan dengan motor. Siangnya saya kedatangan suruhan beliau dengan membawa semua dokumen yang harus saya bawa pulang langsung ke kantor pusat di Makassar. Selebihnya saya menikmati me time, dalam kamar hotel lantai duabelas didaerah manggadua. Malam hari, saya dan Erna janjian nonton Comic 8 di bioskop terdekat dari hotel, nemunya di mall kota kasablanka setelah terlebih dulu dibawa putar-putar oleh supir taksi yang setengah curhat tentang kampung halamannya di Medan - Sumut. Semoga sibapak bener gak tau jalan. Biar waktu dan ongkosnya bernilai ibadah. Haha.

Tigapuluh januari duaribu empatbelas, pulang. Flight saya jam 8.25, delay, boarding sejam kemudian dan dalam badan pesawatpun tetap menunggu kurang lebih 30menitan. Trauma masih kerasa, tapi saya lebih mau pulang. Saya tiba dikantor setelah pukul satu siang. Otak saya jetlag. Selama sisa waktu ngantor saya tidak melayani pertanyaan, komplain dan sejenisnya yang membuat saya berfikir rangkap seperti biasanya. Saya masuk kantor khusus untuk membuat laporan stockopname terkait dengan pekerjaan saya dalam rangka serahterima jabatan ditanggal tiga februari nanti. Semua orang mengerti.

Tigasatu januari sampai dengan dua februari duaribu empatbelas, libur panjang. Liburan. Bali. Yeay! Kali ini adalah perjalanan ketiga saya ke pulau eksotik tersebut, lebih excited karena liburan kali ini saya membawa serta Mama saya yang tak kalah excitednya untuk ikut liburan bersama rombongan kantor yang juga kebanyakan membawa anggota keluarganya. I called it family gathering Gsoteam. Liburan kali ini diarrange oleh saya diluar itinerary, Sule bendaharanya dan Ichal penasehat yang justru selalu dinasehati. Haha. Liburan super kocak! Banyak masalah bagi mereka yang selalu membuat masalah dan yang (mungkin) lagi sial. Seperti; Ichal yang patahkan kursi hotel dan kena charge tambahan 1,5jt, Sule yang kena tilang, Iman yang ah!sudahlah.. haha. Yang sial Budew dan Lisa yang kehilangan bagasinya pada penerbangan kembali dari Denpasar ke Makassar. Kita naik Air asia, first time buat saya, kesan saya amat sangat payah! Semua tempelan yang tertulis di cabin itu kampanye!!! Murah sih, tapi pelayanan CSnya murahan #imo

Tiga februari duaribu empatbelas, sertijab kacab lama ke kacab baru, sekaligus peresmian cabang baru kami. Cabang fleet-gso-indirect, yang awalnya ikut dicokro sekarang dipisah dan dipercaya untuk berdiri sendiri. Alhamdulilah. Kacab baru, kantor baru dan tentunya aturan main baru. Keluar dari zona nyaman, belajar lagi, adaptasi lagi, dalam kondisi seperti ini saya belajar bahwa dalam dunia kerja yang pertama harus dikuatkan adalah personality, jadi kemanapun kita ditempatkan dan siapapun orang yang ada di samping-atas-bawah, kita tetap bisa bekerja dengan baik, bahkan lebih baik lagi. Amin.

Empat februari duaribu empatbelas, pindahan secara tekhnis dimulai. Bongkar barang-angkat barang dan atur barang. Saya tersenyum, dengan berjuta rasa: ya capek, pusing, waswas, takut, bahagia, excited, optimis, dan syukur. Alhamdulillah.

posted from Bloggeroid

25/01/2014

Kepada tuan botak berkacamata disamping kubikel kerja saya;



Belajarlah untuk tidak mengeluh saat mengerjakan sesuatu, apapun itu. Hidup adalah pilihan, dan semua pilihan sudah tentu ada konsekuensinya masing-masing. Mungkin takdir saya tidak akan selalu ada disampingmu, mengingatkanmu saat kau dibuat marah oleh banyak hal yang tak bisa kau kendalikan. Maka kendalikan dirimu, amarahmu.

Percayalah, selalu ada dalam kenyamanan tidak mengajarkan kita apa-apa. Justru membuat kita banyak takut. Dan takut adalah serendah-rendahnya iman.

Sayapun belajar, kita sama-sama belajar, untuk menerima segala konsekuensi atas pilihan sadar kita.

*cheeerss broh!

25/12/2013

Covercoveran, Just give me a reason

Ehem.. ehem.. misi yak.. tu, wa, ga, pat!



Sudah dengar belum suara kite? Kalau suka kitenya disawer dooonggg… haha :))

Well, itu adalah hasil kerja otak kanan kami dikantor dihari ke-enam setelah lima hari penuh menggunakan otak kiri, berada dalam tekanan pekerjaan, boss dan customer, maka dihari sabtu kami menumpahkan semuanya, mumpung kantor  lagi sepi pengunjung, bossnya juga lagi ndak ditempat. Ini kejadian sebulan lalu, selepas closing bulanan.

Yang nyanyi saya sama Sule, lagunya Just give me a reason, yang mengiringi bukan siapa-siapa, cuman instrument yang ada di souncloud plus baca lirik lagu yang ada di internet.  Hasilnya, ya kayak gitulah. Haha.. cukup malu mendengarkan suara sendiri. Mana bahasa inggrisnya acak kadut, tempo kedodoran, bocor sana sini. Rusak bin berantakan, tapi sungguh kalau didengarkan berulang-ulang ampuh bikin senyum saya mengembang sempurna, orang waktu kita nyanyi sambil nahan ketawa. Haha.. mbulet.

p.s.

bulan ini, tepat setahun usia pernikahan Sule dan istri. hari ini, tepat seminggu istri sule dalam perawatan di R.S sekuat apapun dia menyembunyikan kekhawatirannya, bagi saya candaan dan tawanya tetap terasa beda. Semoga ibu beserta nyawa yang ada dalam perutnya baik-baik saja ya broh, dan rencanamu akan menonton piala dunia sambil menjaga bayi mungil ditahun depan bisa terwujud. InsyaAllah. Keep calm and positive!

24/11/2013

Maros | Piknik di Empang

Jadi, ceritanya kemarin saya dan teman-teman cokro dapat undangan makan siang di Maros. Tidak dalam rangka apa-apasih, hanya pak Anto salah satu driver cokro sedang panen ikan bolu (bandeng) besar-besaran! asyiikkk.. makanya kita diajak makan ikan gratissss langsung dari empang. Alhamdulillah, nikmat ini, rejeki ini.

Jam sebelas lebih kami sudah siap-siap menuju Maros, saya ngikut ke mobilnya pak rahman karena rumahnya searah dengan rumah saya, jadi bisa sekalian nebeng pulang #modus. Selain saya ada fuad, oda dan ama, anak mudayya ngaseng ;)))

Dijalan tol, menuju maros!

Maros dalah kabupaten yang berbatasan langsung dengan utara makassar. Salah satu kabupaten yang sedang berkembang di Sulawesi selatan. Bisalah ditandai dengan mulai banyaknya developer yang mengincar tanah-tanah di Maros, pembangunan ruko dan perumahan dimana-mana. Selain itu tahun 2011 kemarin, kantor saya pun membuka satu cabang besar dijalan poros Maros, jumlah penjualan unit perbulan bersaing dengan cabang-cabang senior. Yang banyak dikenal dari maros adalah Bandara International Sultan hasanuddin, air terjun bantimurung, roti maros dan jalangkote 189 #visitsulsel

Jarak dari makassar - maros tidak terlalu jauh apalagi kalau lewat tol, paling tiga puluh menit juga sudah sampai. Mobil kita singgah Dzuhur dulu, lalu melanjutkan perjalanan. Sempat nyasar sedikit karena salah belok waktu dipertigaan Barandasi. Jam satu siang akhirnya kita sampai juga, parkir depan rumah orang, dibelakangnya sawah luas membentang nah jadi bingung deh acara bakarbakarannya dimana ya? tapi dari kejauhan ditengah sawah sana terlihat ada asap yang mengepul.

Ternyata untuk menuju lokasi inti acara (cie...) kita musti ngetrack jalan kaki dulu, entah berapa jauh tuh jalannya pokoknya jauh, panas bambang allo, fiuhhh! perjuangan mendapat nikmat memang tidak pernah mudah, hehe.. belum lagi kulit kembali sempurna setelah panas-panasan di Bara seminggu lalu, ini musti kembali panas-panasan dengan view yang berbeda: sawah, empang, langit dan gunung. Indah ya Allah..



Setelah menempuh perjalanan kaki panjang, tibalah kami ditenda biru. haha, sampai juga.. waktu kita sampai sudah banyak anak cokro lainnya yang lebih dulu santai-santai menikmati cemalcemil plus es buah, surga! pelepas dahagaa abis panas-panasan bok. Ikannya masih sementara dalam upacara bakar-bakar, segar sekali kelihatannya. Diempang tidak hanya ada kami, keluarga pak anto pun banyak yang sedang kerja bakti melayani kami, jadinya bukan lagi judulnya acara bakar-bakar ikan tapi makan-makan ikan, orang kita cuman datang, duduk cantik, dan tadaaa... ikan bakar, racak mangga, sambal goreng, sayur bening plus nasi putih sudah terhidang acak-acak. Iyah, acak-acak karena kita makan pun acak-acak. Buka lapak dimanapun kita mau, ada yang makan berdiri karena takut udangnya dirampas, ada yang jongkok-jongkok karena terlalu malas buka sepatu masuk dalam tenda, haha.. saya suka dengan pemandangan amburadul kayak begini. Saya sebut ini hidup!

 

Saya makan dua ekor dong tapi berdua sama ama, satu ekor pakai nasi sedikit dan satu ekornya dimakan-makan begitu saja dengan mangga dan sambal. Kalap, haha.. ada yang bisa makan empat bahkan. Gila nggak tuh! Ikan bolu ini sama dengan ikan bandeng, banyak sih orang yang tidak suka makan karena kadang masih ada rasa-rasa lumpurnya walau sudah diolah, tapi itu sebenarnya tergantung bagaimana mengolahnya, bolu pak anto ini segar dan tidak ada rasa lumpurnya sedikitpun, tulangnya juga ndak banyak. Kalau orang makassar bilang, assipa'na, nyamangi karaeng :)

SMP, sudah makan pulang. Jam dua lebih kita langsung pulang meninggalkan empang, cuman bisa bilang terimakasih sama ibu-ibu, bapak-bapak dan adek-adek yang juga ada disana. Puas, kenyang, alhamdulillah.. tapi musti ngetrack lagi sampai ke parkiran. Foto bareng dan cuss!


Pas sampai jalan poros, mobil kami malah belok kiri sementara yang lain ke kanan menuju makassar. Kita sepakat mau beli dange biar bisa bawa pulang apakek sampai dirumah. Ya sudah jalan terus-terusss, Ashar dulu dipangkep. Terus lagi sambil ngobrol-ngobrol dan tau-tau sampai di Barru. Kalau terus-terus lagi, bisa sampai Pare, tapi kita putar balik takutnya kemalaman sampai makassar. 


Di pangkep kita singgah icip-icip jeruk bali, terus di barru icip-icip dange. Putar balik, dipangkep kita singgah lagi icip-icip jagung rebus. Ini lapar, doyan atau apa? kita makannya cuman sedikit kok, cuman coba-coba saja, yang banyak itu bungkusannya. Haha.. dan seperti kata pepatah: banyak teman banyak rejeki, semua bungkusan itu ditraktir sama pak rahman, mulai dari bungkusan jeruk bali, bungkusan jagung rebus, sama dangenya. Alhamdulillah..

Sampai makassar, sudah maghrib. Pulang-pulang bawa kantongan banyak, isinya hasil alam pula, ditanya darimana? dari hopping kabupaten! Makassar-Maros-Pangkep-Barru :)))

ps. sebagian gambar ditake pake hape oblektercinta, ada yang pernah tanya "itu hape atau remot AC? sial!

22/11/2013

Bulukumba #1 | Snorkling di pulau liukang, dan pulang

Bangun pagi di bara. selamat pagi semesta..


Kalau setiap liburan keluar kota saya target bawa pulang gambar sunrise/sunset, kali ini tidak. saya fikir saya tidak perlu membawa-bawa target kedalam agenda liburan saya dan lagi saya terlalu malas pagipagi buta beranjak dari tempat tidur, saya mau santai sesantai-santainya. 

Barulah pada pukul enam kurang, saya benar-benar bangun dan menikmati pagi dari teras penginapan kami. Laut sedang surut, pantai tampak sepi dan tenang, hanya terlihat beberapa aktivitas manusia-manusia yang saya yakin sama dengan saya, menikmati liburan. Saya kemudian keluar dan jalan-jalan menikmati bara dipagi hari.

coba-coba take panorama, tapi terlewat panjang jadi dibuat gif saja

Puas jalan-jalan disepanjang pantai bara yang putih, bersih dan jauh dari hirukpikuk wisatawan lainnya, saya gabung dengan teman-teman. Kita foto-foto, nongkrong dipasir putih sambil membicarakan agenda selanjutnya. Mau snorkling lagi, mau ke pulau seberang, dan cari makanan yang benar-benar makanan.


Pukul sepuluh lebih kami turun, yeay snorkling time! yang kemarin nagih, rasanya masih mau lagi ngapung-ngapung diatas air. Harga sewa perahunya masih sama 300.000IDR, sewa alat 25.000IDR, tapi kali ini kita minta ke bapaknya untuk berhenti dispot yang beda dan kalau bisa lebih cuantik dari yang kemarin, lalu kami dibawalah ke sekitaran pulau liukang. Cuaca agak sedikit mendung, arus deras, kalau kemarin kita berlayar dengan susana laut yang adem ayem, hari ini perahunya berguncang hebat, kita keciprat-ciprat air. Was-was sih sebenarnya, tapi ini menyenangkan. Haha..

 
 

Snorkling selesai, tidak terlalu lama sih karena arus yang begitu keras. Butuh perjuangan keras untuk bisa ngapung dan tidak terbawa arus. Sule saja nyerah. Tapi saya akui, spot yang kedua ini jauh lebih keren. Setelah semua naik keperahu, kita merapat di pulau liukang, rencananya disana kami akan makan-makan ikan bakar segar, sudah direservasi sebelumnya harga makanannya itu 35.000IDR/pax, dapat masing-masing satu ikan bakar ukuran besar, sayur sop, nasi putih dan sambal. Rasanya? enak.. cukup enak mengingat dua hari kami makan dengan rasa yang seadanya.

 
 
 
  
 

Setelah dari liukang, kita kembali ke pengingapan. Packing dan siap-siap untuk pulang. Sudah lewat jam dua belas sebenarnya, aturannya musti check out kalau tidak mau kena charge. tapi kita minta keringanan ke bapak penjaga penginapan, minta sedikit perpanjangan waktu untuk bersih-bersih badan. Beruntung bapaknya baik dan kasih kita waktu sampai jam empat malah, berhubung tidak ada yang mau menyewa penginapan dihari itu. Pukul dua lebih, kami meninggalkan penginapan dan landscape semesta yang begitu indah. Bara.. one day, i'll be back. InsyaAllah.


liburan yang biru!!! indah ya Allah

:)))

01/11/2013

How's your day?

How's your day?

Kalimat yang secara bebas bisa diartikan "jadi, gimana hari ini?", kalimat yang tadinya terdengar biasa untuk kamu yang tak begitu suka bercerita tapi lama-lama menjadi sesuatu sekali saat kamu merindukan pertanyaan itu terdengar ditelingamu. Saat kamu sepertinya ingin menceritakan banyak hal. Atau saat kamu sadar bahwasanya kalimat itu, hanya akan dilontarkan oleh seseorang yang dengan semangat juang '45 menunjukkan rasa perdulinya terhadapmu. Tapi kamu batu. Haha..

How's your day Syam?

Balada closing bulanan. Bibir mana bibir.. haha ;D

Seperti biasa. Dan akan selalu seperti biasanya, dikantor, dipenghujung bulan, dunia terasa begitu sesak. Semua orang tiba-tiba menuntut untuk diprioritaskan, dan ya.. termasuk diri-saya-sendiri. Saya sudah melalui empat puluh dua penghujung bulan ditempat ini, saya melaluinya mulai dengan gaya kasak-kusuk, sangat bersemangat, tak perduli, sempat juga punya perasaan desperado (baca: hilang harapan), dan hamdalah sekarang saya bisa melaluinya dengan lebih elegan. Walau sedikit terpancing emosi gara-gara lisboll yang entah kenapa hari ini operrr sensitip, ndak bisa diajak bicara, suara saya meninggi, dan dia mewek #doh! Tapi semua tetap bisa terselesaikan dengan e-le-gan-lah yaaa.. Customer puas, boss senang, hati riang, besok gajian. Pulang-pulang makan mie titi dulu, sampai rumah makan rujak lagi. Alhasil program diet berantakan, tapi tetap berucap Alhamdulillahhhh.. nikmat ini!

So, how's your day?

~sym
posted from Bloggeroid

06/08/2013

H -2

Dua hari menjelang lebaran.. 

Tebak saya dimana? hehe.. i'm still at office pemirsa, padahal saya pernah sampaikan diblog ini kalau jatah libur kantor saya untuk lebaran kali ini sembilan hari (termasuk kemarin dan hari ini) tapi berhubung saya berkantor dicabang dan bagian penjualan pulak makanya tetap diminta masuk oleh kacab. Ceritanya lemburrr!

Jadi walau lembur saya tidak sibuk-sibuk amat seperti biasanya, toh tujuannya juga untuk menjaring pembeli-pembeli yang mungkin masih beredar diluar sana, kalau senin kemarin seharian saya habiskan untuk mondar mandir dari kantor-bank-kantor-bank-tokosamasama-bank-kantor bersama my best-partner-ever Mr. Sule, hari ini saya nongkrong sajah di meja browsing-browsing, dengar musik, nyanyi-nyanyi dan sebagainya yang bisa menghidupkan mood saya hingga saatnya waktu pulang, makna pulang kali ini sama dengan libur panjang, sebenar-benarnya libur. Senangnyaaaaa!

Untuk agenda libur lebaran kali ini tidak ada planning kemana-mana, stay at home saja karena nenek (Ibu dari Bapak) dan om (Saudara Bapak) saya sakit serius, tapi kata Bapak sih kalau semua normal-normal saja pas sehari setelah lebaran kita akan pulang kampung even itu cuman pergi-pulang dalam satu hari yang sama. Tahun lalu juga kan saya dan keluarga tidak kemana-mana, barulah setelah libur lebaran berakhir saya ambil cuti dua hari untuk berkunjung kerumah teman saya di Soroako. Tahun ini rencananya pun ditanggal 17-18 agustus, saya dan Sule berencana mengajak anak-anak dikantor untuk flashtrip ke Tanjung bira, Kab. Bulukumba. InsyaAllah..

Well, well, well.. postingan kali ini sekalian saya mau sharing playlist yang diputar sembari menunggu waktu pulang, lagu-lagunya pasti ndak asing bagi kawan-kawan yang ABG ditahun 90 menjelang 2000an, hehe.. jadul punyak, tapi best-lah!

  1. Hitam putih, Adaband
  2. Masih, Adaband
  3. Kaulah auraku, Adaband
  4. Hebat, Tangga
  5. Dia, Maliq & The' essential
  6. Manja, Adaband
  7. Kita, Sheila On7
  9. Inikah namanya cinta, ME
10. Tentang seseorang, Anda

Enak-enak...

Satulagi hasil browsing hari ini yang bikin saya jatuh cintah, tadaaaaa....

[link]

Nice look sekaleeeh pemirsah, bikin saya nganga setengah mati! sama seperti waktu saya melihat konsep penempatan big-blackboard di kamar tidur Zafran dalam film 5cm. Juara! yah, saya memang tidak kreatif tapi saya begitu mencintai karya-karya yang imajinatif, hal-hal yang disajikan begitu sederhana tapi meninggalkan kesan luar biasa. Cintaaah!!!

*kok malah random*

06/01/2013

Catatan perjalanan dari Pare menuju Makassar


Jalan Poros Bantimurung, Maros 


Dari kabar-kabar yang tersiar, dari telepon orang rumah, teman-teman terdekat dan rombongan yang sudah lebih dulu pulang, Sulawesi Selatan mencekam, utamanya didaerah Maros dan Pangkep. Hujan yang tak henti semenjak lepas tahun baru kemarin menyebabkan banjir dan beberapa daerah longsor, sungai meluap dengan arus yang begitu deras. Puncaknya malam tadi, jembatan yang menghubungkan Pangkep dengan Maros putus (itu katanya! Nyatanya hanya air sungai yang meluap deras menyebabkan jembatan tergenang). Sementara di Maros banjir hingga batas dada orang dewasa. Kendaraan yang menuju Makassar tertahan.

Semalam Ari menelpon saya, dia ada dalam perjalanan pulang dari Pare menuju Makassar. Ari ada dalam rombongan yang sudah lebih dulu datang dan saat pulang terjebak macet total di pangkep, sehingga tertahan berjam-jam dalam mobil. Pagi tadi, Arie kembali menelpon mengabarkan bahwa dia masih dijalan. Terjebak macet di Maros, kalau dihitung-hitung sudah 16 jam lamanya dia ada dalam perjalanan dari Pare menuju Maros, kabupaten terdekat dari kota Makassar. Sementara waktu tempuh normal hanya 3 jam dari Pare menuju Makassar.

Saat ini saya ada di pangkep. Menuju Maros. Dari jam 12 lewat tadi meninggalakan kota Pare. Macet parah! Mobil yang saya tumpangi berjalan pelan merayap menembus kemacetan yang entah dimana ujungnya ini. Saya coba kembali menelepon Ari, telepon genggammnya sudah tidak aktif. Yah, smartphone macam apapun mana tahan standbay sebegitu lama, belum lagi signal yang hilang-hilang.

Sementara telepon genggam saya tidak berhenti berbunyi, menanyakan kabar dan kondisi. Saya baik-baik saja, kami baik-baik saja. Hanya sedikit lelah, tak terbiasa dengan macet yang seperti ini. Diluar pun hujan tetap turun... banyak rute yang dialihkan ke jalur antah berantah. 

Saat ini hanya ingin cepat-cepat sampai dirumah.

Semoga, kejadian ini banyak menyadarkan kita utamanya bapak-bapak sekalian yang terhormat yang saat ini pun massanya tengah membanjiri kota Makassar dalam rangka kampanye Pilgub Prov. Sulsel dua minggu mendatang. Yah mereka makin pahamlah apa yang harus dibenahi. Dibalik musibah selalu ada hikmah dan warning!


Ps. Dear Sule... acara pernikahanmu di Pare ini adalah acara yang tak terlupakan sepanjang waktu. Khususnya untuk segenap karyawan PT. Hadji Kalla. Hmmm... happy wedding eniwey :)

02/12/2012

Hello December...


Hari kedua dibulan Desember, selamat pagi dunia! Ditempat saya matahari bersinar cerah ceria…

Well, Kemarin tanggal 1 Desember 2012. Satu dari rekan kerja saya: Eka Ariesty, resmi tidak lagi menjadi bagian dari keluarga besar Cokroholic. Banyak masalah yang membuat kita satu samalain akhirnya saling mengenali karakter dan memaklumi. Tapi sesekali ego tak ingin kompromi, hingga kita saling diam. Hanya satu dua hari saja, setelah itu kembali kompak lagi. Seolah tidak ada apa-apa yang terjadi. Terimakasih untuk banyak hal yang kita telah lewati bersama selama dua tahun ini.

Hmm… I’m gonna miss you Ka!
Tetaplah menjadi yang terbaik dibumi yang sama kita pijak :)

Hari kedua dibulan Desember, okey! Masih ada 29 hari lagi untuk membayar hari-hari saya yang tidak begitu produktif di bulan November kemarin. Harus lebih baik lagi! lebih kuat lagi! dan ya, lebih ikhlas lagi… all is well!

21/11/2012

burung yang bertengger di kotak kerja saya

 
 
 
  
  
Mereka lucu ya, tapi kata bapak yang duduk disamping saya:
"serasa ditaman kanak-kanak" 

haddeuuh (_._)"
ini SENI pak! SEEEE-NI!

15/11/2012

Untuk segala hal yang terjadi hari ini...

Hanya bisa mengelus dada. Saya percaya bahwa yang namanya sabar itu tidak berbatas. Kejadian ini (mungkin) hanya karena sudah sama-sama letih, pun sama-sama merasa tidak diperdulikan. Kecemburuan memperburuk, emosi dan fikiran-fikiran buruk mendominasi dan "praaaaaang!", apa yang kita jaga selama ini pecah seketika. Selesai.

Jika ini membelah jalan besebrangan, saya memilih berdiam ditengah. Menyimak. Hal seperti ini terlalu menguras energi, lagi pula bukan urusan saya untuk mencampuri terlalu jauh. Dalam kondisi se-emosional ini, sedikit kata bisa jadi lebih memperburuk pandangan masing-masing satu sama lain. Ini saatnya dimana diam itu emas. Tidak berpihak. Dan cukup mendengar.

Semoga dengan adanya kejadian ini, dan kejadian-kejadian yang telah terjadi sebelumnya tidak semata terjadi begitu berat dan menyakitkan tanpa meninggalkan pelajaran yang berarti untuk hidup kita dan anak keturunan kita.

Ini hidup
Ini dunia
Ya, sudah!

Well, selamat tahun baru Hijriah. Semoga kita semua dapat HIJRAH ke kehidupan yang lebih baik dan dengan cara berfikir yang tak kalah baiknya.

141112 | ditulis dalam perjalanan pulang, pukul 11:05pm

posted from Bloggeroid

29/09/2012

Jum'at be-ri-sik!!!

Hari ini dikantor sangat-sangat rusuh. Ribut. Berisik. Panas. Kalau kata Fuad butuh disiram sirup ditambah es batu, baru klop. Preeet!

Seperti hari jumat setiap minggunya. Hari dimana dari kantor pusat menetapkannya sebagai hari pencopotan. Jadi, setiap pesanan unit (SPK) yang telah mendapatkan matchingan unit akan segera dicopot atau ditarik kembali jika belum segera dilapor jual pada bulan berjalan. Biasanya tertahan karena ada berkas yang belum lengkaplah, dananya belum cukuplah, dan sebagainya dan sebagainya. Yah namanya marketing kan selalu memudah-mudahkan segala urusan untuk segera mungkin pesanan mereka mendapatkan matchingan unit, itu mengapa dihari jumat ruang admin bisa serta merta berubah wujud menjadi pasar. Telpon tak henti berdering. Manusia tak henti-hentinya bicara. Tawar menawar. Bujuk membujuk. Semua terlalu ingin diperhatikan. Ada yang mulai emosi pula. Dan jumat yang sangat ringkas berlalu, sedikit melamban #slowmotion: oh GOD i need space! Silent space! I wanna breath... huft!

Setiap hari jumat, mulai pagi hari sampai sebelum shalat jumat akan selalu begitu. Apalagi sekarang akhir bulan wajarlah, ada target yang memburu dan boss yang menggonggong. Salah salah dapat SP1, nasib jadi marketing ya begitu. Tapi saya admin. Jadi, siapa peduli. Hanya saja mereka terlalu mengganggu saya hari ini, Be-ri-sik !!!

Belum lagi jejak rusuh pagi tadi hilang, adalagi yang ribut-ribut. Ini bertengkar sih namanya, soalnya bukan lagi urusan pekerjaan. Dan nadanya sudah beda, sampai-sampai semua orang dari segala penjuru datang berkerumun. Adu mulut antara seorang marketing (cewek) dan sekuriti gara-gara salah navigasi waktu marketing itu mau parkir. Alhasil mobil doi lecet dan hatinya juga ikut lecet. Ributnya parah, karena sama-sama merasa butuh didengarkan. Haddeh! Kurang panas apalagi cobaaa. Pffffhhh!

Kondisi seperti ini benar-benar bisa mengganggu konsentrasi saya. Errr. Serasa pengen dapat cuti seminggu, istirahat total sekalian vacation begitu. Hahaha. Sekarang dikantor suasanyanya sering begini, mungkin efek dari target dan aturan yang semakin hari semakin mencekik. Kalau saya sendiri belakangan banyakan nyanyi, ketawa sama minum air putih, biar saja disangka gila yang penting tidak sinting. Masih ada juga kok teman-teman admin yang otaknya tidak gampang memanas, ya selama masih bisa ditertawakan kenapa juga harus dicemberuti. Cuapeeek!!! 


18:35. Fuad. Sule. Mie titi. Teh tawar. Teh botol. Gossip; menjadi penutup hari jumat yang be-ri-sik! Ini, akhir kata salam damai selalu
#muaaaaaach

19/06/2012

Jakarta oh Jakarta

Seperti apa yang pernah saya tulis sebelumnya, bahwa minggu kemarin saya dan Sule diajak oleh Boss untuk mengunjungi kantor pusat customer loyal kami yang tersebar di Jakarta dan Bandung. Sebenarnya customer tersebut memiliki kantor cabang di Makassar, selama ini juga kita komunikasinya dengan cabang tapi untuk beberapa hal kami pun merasa perlu untuk koordinasi langsung ke pusat. Kunjungan kali ini lebih pada niatan perkenalan dengan orang-orang yang selama satu tahun ini intens berkomunikasi dengan kami via telepon dan email.

Bertemu dengan orang-orang yang selama ini akrab dengan suaranya yah aneh, hihi... saling menebak2 muka hingga akhirnya kami sama2 mengatakan "oooh ini yang namanya ini toh", apalagi tentang status saya kebanyakan mereka heran "lah Syam itu Ibu toh, bukan Bapak?" Hihi... klasik amat itu statement, saya sudah terbiasa dikira cowok. Gak nama gak suara, yah kayak cowok #errr

Well, kami tiba di Jakarta pukul tujuh pagi waktu setempat. Saya berangkat dari rumah pukul setengah lima subuh. Saat tiba di Jakarta kami makan dulu, terus ke rumah Boss simpan bawaan dan lanjut kunjungan Marathon dari ujung ke ujung. Seru sih, tapi capek!

Hmm, Jakarta itu yah panas, yah macet, yah migrain! selalu begitu...

Kopdar oh Kopdar...

Pukul enam sore (kurang) kami sudah tiba di hotel, it's free time dude! Setelah bersih2 Boss katanya akan menjemput dan mengajak kami ke Mall Ciputra untuk jalan sekaligus makan malam, tapi saya memilih skip. Mau istirahat dihotel saja, sambil menghubungi beberapa teman yang tinggal di Jakarta sapa tau ada yang bisa diajak ketemuan. Mumpung lagi di Jakarta toh.

Tapi sayang, Jakarta tidak seperti Makassar yang kemana-mana dekat dan lancar. Ini sih namanya saja yang sekota, jaraknya yah tetap seperti keluar kota ditambah macet dan sebagainya membuat orang-orang berfikir berkali-kali untuk meninggalkan rumah. Apalagi besoknya juga hari kerja... jadi yah, keinginan bertemu beberapa teman kuliah/sekolah terpaksa di cancel dan berakhir pada acara telpon-telponan saja.

Selepas Magrib, saya coba menghubungi Om Manki yang adalah seorang Blogger Jakarta. Sebelumnya juga kita sudah pernah janji mau kopdaran kalau-kalau saya ada acara di Jakarta. Dan yeay, jodoh kami dekat. Ternyata daerah hotel saya adalah daerah tempat nongkrongnya dia, hanya beda beberapa gang. Naik angkot sedikit juga nyampe, katanya. Hanya sekali balas-balasan sms, dan kopdar tercetus sudah #lebay


Hmm... okey, kopdar bareng Om Manki itu seru! Rame! Bawel! Dari pertama ketemu sampai pada akhirnya kita berpisah doi gak berhenti ngoceh, hihi... ada aja yang menarik untuk dibahas dan yah seru! Rahang kaku, akibat kebanyakan ketawa ngakak. Padahal saya aslinya pendiam dan pemalu. Kopdar gak pake jaim deh, berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya tapi hanya di area lobby dan sekitarnya. Karena Om Manki mulai nguap-nguap gak jelas dan saya pun harus kembali beristirahat, kopdar terpaksa dibubarkan. Lumayan lama sih. Saya jadi berfikir, kira2 kalau saya dapat kesempatan kopdar bareng doi selama 3 hari 3 malam, apa bisa tetap sebawel itukah? Hihi... #peace

Seru akh! Terimakasih untuk waktunya Om gondrong :p

11/05/2012

Lucu


Hidup itu aneh yah?! Penuh dengan kejutan yang kadang membuat kita terkejut-kejut, menangis-nangis dan tertawa-tawa. Kadang begitu menyebalkan, walau lebih sering dihiasi dengan lelucon-lelucon. Heran saya.

Jauh hari sebelum hari selasa kemarin, sempat terbersit keinginan mengunjungi satu kota kemudian menemui seseorang yang begitu menarik perhatian saya beberapa bulan belakangan ini. Memenuhi janjinya untuk menemani saya berkeliling kotanya, sebagai balasan (tapi bukan pamrih) karena saya telah menemaninya berkeliling dikotaku, Makassar. Hanya keinginan sepintas, kemudian berlalu begitu saja. Dan lupa begitu saja.

Tepatnya selasa kemarin, setelah meeting dikantor tibatiba pak boss mengajak untuk melakukan trip saat loongweekend nanti dari hari rabu-minggu, wew... mengunjungi 2 kota sekaligus, wew... dan pikiran saya tiba-tiba terlempar ke-satuwaktu beberapa hari sebelum hari ini, kemudian mendarat pada ingatan tentang rencana "menemui" itu. Hmmm, begitu banyak kota di Negeri ini kenapa ajakan boss justru mengunjungi kota itu? Hihi, apalah hidup ini... begitu mudah Tuhan mendengarkan tanpa kita perlu menjelaskan. Tanpa harus memintaminta dengan sangat. Tiket terbooking dan...

Hari kamis, 3 orang dari kami menyatakan tak bisa turut serta dengan alasan masingmasing. Tersisa tinggal saya dan satu teman saya, dan trip terpaksa dibatalkan dengan pertimbangan yang benarbenar logis dan jika ditanya kembali pun saya akan memilih tidak ikut serta juga, kesannya terlalu memaksakan. Apalagi mengingat bulan depan toh saya akan melakukan perjalanan walau dikota yang berbeda. Hmm... hihi... Tuhan sedang bermainmainkah Kau dengan saya? Kemudian saya tersenyum dalam, hidup ini benarbenar lucu yah dan me-nihillah pertemuan yang telah saya rancang ragu dikepala.

Pertemuan melibatkan jodoh antar seorang dan seorang lainnya, sudah ada jalannya tidak berlaku percepatan atau penundaan, yah kalau sudah waktunya pasti akan bertemu. Kapan dan dimana, yah... kita liat saja :)

Tidakkah ini lucu??? Tuhan tengah menggoda saya, memancing perhatian saya, membuat saya terheranheran dalam beberapa saat kemudian tersenyumsenyum. Longweekend oh longweekend. Riwayatmu kini...

Kembali pada plan A!
Ikut Mamak ke kampung
Menemui Jodoh-jodoh saya lainnya ^^

22/03/2012

Pelampiasan

Seseorang telah membuat saya marah, memancing ego saya dan berdebatlah kami. Saling sindir menyindir, mempertanyakan komitmen masing-masing, dia melibatkan bossnya dan saya tetap melawan dia sendiri tanpa perlu melibatkan Boss saya. Saya akan menyelesaikannya, sendirian.

Setelah lama berdebat, dan saya di 'keroyok' oleh mereka... saya melunak. Okey! Mungkin saya harus mengalah, toh saya tak sepenuhnya benar. Jika saya tetap mempertahankan pendapat dan meninggikan ego saya, masalah tak akan selesai bahkan bisa jadi semakin meluas. Saya tak suka terlalu melibatkan banyak orang pada hal-hal yang sebenarnya sepeleh, kalau hanya butuh kata maaf dari saya?! Okey... saya minta maaf.

Customer memang adalah Raja. Tapi maaf saja, saya tidak menyembah raja. Saya respect dengan boss saya, mungkin itu lebih penting untuk saya pertimbangkan dan menyudahi 'ngotot-ngototan' alot macam ini.

***

Well, karena masih dibawah pengaruh emosi berat... saya memilih tak langsung pulang kerumah. Saya belum stabil, dan saya butuh pelampiasan. Dari awal saya bekerja, saya sudah berkomitmen tak ingin membawa pekerjaan, pikiran apalagi masalah kantor kerumah saya. Itu sama halnya saya melanggar privasi saya sendiri. Dan saya selesaikanlah perkara emosi hari ini bersama sahabat saya;Neni yang selalu siap sedia kapan saja disaat saya butuh... mendengar saya ngoceh tak henti-henti memesan menu seadanya sebagai formalitas biar kami bisa mendapatkan sudut terbaik, untuk duduk berjam-jam lamanya.

Big thankyou darlo!
posted from Bloggeroid

16/03/2012

Perjalanan

Hari ini rombongan dari kantor; sekitar 20 orang, melakukan sebuah perjalanan wisata ke negara tetangga, Malaysia. Semacam liburan tahunan yang dibiayai penuh oleh kantor, tapi saya memilih untuk tidak menjadi satu dari rombongan tersebut.

Dari awal isu liburan ini digembar gemborkan, saya memang tidak begitu bersemangat. Saya hanya turut serta pada satu proses diawal, pembuatan Passport. Yah mumpung rame-rame, melalui jalur khusus yang tentunya lebih mudah, dan gratis pula, kenapa tidak? Saya ikut mengurus saja, ikut foto, interview dan selesai. Passport sudah ditangan, suatu saat pasti akan saya gunakan.

Dua hari berturut-turut menjelang keberangkatan, saya diserang banyak pertanyaan, kenapa saya tidak ikut? Saya hanya bisa tersenyum dan menjawab se-ada apa yang terlintas dikepala saya.

Saya tidak ikut pada liburan kali ini karena saya benar-benar jenuh. Saya tidak tertarik dengan negara tujuan, saya tidak tertarik dengan paket wisata yang ditawarkan, dan terlepas dengan siapa saya akan pergi, saya benar-benar tidak tertarik dengan perjalanan itu sendiri.

 

Bagi saya pribadi, perjalanan tidak lagi sekedar mengunjungi satu tempat yang tidak pernah saya pijak sebelumnya, berfoto-foto, membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang dan sudah. Saya ingin lebih. Saya ingin perjalanan dimana dalam perjalanan tersebut saya bebas menentukan kemana kaki saya ingin melangkah, kemudian bertemu dengan orang-orang yang tak saya ketahui sebelumnya, berinteraksi dengan orang setempat, merasakan ritme mereka, bertukar energi, pengetahuan dan pengalaman, kemudian mengemas semuanya menjadi sebuah cerita.

Pada satu perjalanan, saya ingin menemukan satu sisi lain dari diri saya sendiri. Sisi yang selama ini mungkin bersembunyi dibalik rutinitas yang terlalu mengekang, saya ingin bebas dan menemukan makna dari kebebasan yang saya inginkan. Tapi bukan pelarian dari rutinitas yang selama ini benar menguras banyak energi saya. Mungkin terdengar rumit, tapi sebenarnya sepeleh saja. Pada setiap perjalanan saya selalu mencoba menerka-nerka, inikah ‘sesuatu’ yang selama ini saya cari? Dan jika bukan, saya tak akan berhenti sampai saya menemukan apa sebenarnya yang saya cari. Karena bagi saya setiap Perjalanan adalah proses belajar dengan cara berbeda, senada dengan ungkapan yang entah siapa pemiliknya:
Setiap tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah guru...
Ditangan saya sudah ada tiket untuk sebuah perjalanan besar beberapa bulan kedepan, pikiran dan energi saya benar-benar terkuras kesana sehingga saya tak lagi berselera untuk setiap ajakan yang datang. Untuk sementara saya ingin beristirahat, menikmati kota Makassar tercinta... bersama keluarga dan sahabat-sahabat saya. Makassar sedang rutin diguyur hujan pada malam hari, itu mengapa saya semakin betah untuk tak kemana-mana dulu.

Happy holiday untuk teman-teman saya di Malaysia... jangan lupa Milo bubuk untuk saya.

Makassar | 16/03/2012

24/11/2010

Tapi saya belum kalah!!!

di bumi yang berputar, pasti ada gejolak
ikuti saja iramanya isi dengan rasa
(ebit.g.ade)

Saya sedih malam ini, karena tak dapat mengendalikan amarah dan sakit hati. Tapi saya berusaha tak melampiaskannya dengan memaki hidup, dengan air mata. Saya tak ingin dibilang cengeng walau kata-kata yang keluar dari mulut saya mulai terdengar ragu dan terbata-bata. Saya memilih bungkam, saya tak ingin ibu saya tau.

Tidak apa, setidaknya amarah dan sakit kali ini mendatangkan keyakinan untuk saya lebih menjaga diri. Sempat terbersit untuk saya mengalah saja, toh saat ini saya sedang benar2 lelah tapi pecundangkah saya? Sementara saya telah berjanji pada impian saya bahwasanya kami akan berjumpa disuatu waktu yang telah saya tentukan sepihak, semua tergantung usaha dan keyakinan saya. Dan saya tak ingin kelemahan saya, merusak rencana saya. Ini hanya persoalan waktu, yah… hanya waktu.

Mungkin memang ada yang salah pada saya, atau mungkin juga ini cara Tuhan untuk menunjukkan pada saya gesekan yang sebenarnya. Akh.. lagi-lagi ini tentang hidup dan pemaknaan, membesarkan hati bukan berarti kalah bukan? Saya ini seorang muda yang sedang mencari jati diri dan karakter. Telah banyak melakukan kesalahan, kerap berlaku bodoh dan terlalu menggampangkan sesuatu. Saya hanya ingin belajar dari pengalaman, karena itulah esensi hidup kata Ibu saya.

Oh Tuhan, beri saya ikhlas, beri saya sabar.. yang lebih dari pada mereka yang telah berusaha mencabik2 ego saya.
Powered by Blogger.
emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.