Well, selama
hampir 8 bulan hidup di rantau hal yang saya rasakan adalah mood saya yang
seolah-olah ditiup angin saja bisa mendadak berubah. Totally I’m super duper moody.
Jika saya
mencari-cari sebab musababnya, kemungkinan besar itu semua disebabkan karena
lelahnya saya. Pekerjaan kantor yang kadang mendadak sangat menguras fikiran
dan waktu istirahat, sendirinya saya di kost sepulang kerja, tidak adanya
tempat hang-out/refreshing yang sesekali bisa memanjakan saya, belum lagi
perjalanan PP Gowa-Pinrang setiap akhir pekan. Semuanya itu pelan-pelan
ternyata menguras energi positif dari dalam diri saya. Alhamdulillah teknologi
masih menolong saya untuk tetap berhubungan dengan orang-orang terkasih yang
jauh di rumah dan di mana-mana. Sesekali juga dia datang membawakan makanan atau
apalah-apalah yang cukup membuat saya merasa ndak sendirian dirantau. Entah kenapa
selera ber-sosialisasi saya begitu rendah disini.. amat sangat malas bergaul,
padahal selama ini kemanapun saya berada saya selalu punya komplotan hura-hura,
teman se-frekuensi, itulah kenapa saya malah amat sangat possesife. Hahaha. SIYAAAL!
Hal yang paling
positif dari sifat buruk saya saat ini adalah saya lebih banyak zikir; Astagfirullah-aladzim. Jika dulu saya
menjadikan lagu-lagu Payung Teduh sebagai pengantar tidur setiap malamnya sekarang
saya lebih prefer to dzikr till i sleep thight. Entah kenapa ada
ketenangan yang bisa pelan-pelan saya peroleh dari aktifitas tersebut, saya
berharap.. Allah memaafkan saya atas mood saya yang menyebalkan seperti ini, saya berharap Allah memaafkan saya atas lalainya saya sebagai hamba
yang selalu menuntut lebih.
Saya tidak lagi pernah
mengejar bahagia, saya hanya berusaha merasai hidup pada setiap mommentnya
saja. Saya tidak akan pernah lupa annoyingnya saya saat ini dan semua hal yang begitu konyol jika di-ingat kembali. Banyak pelajaran untuk
instrospeksi diri dari sini dan pasti ada alasan kenapa Allah membiarkan saya musti masuk pada fase se-menyebalkan ini. Pokoknya saya mau janji sama diri sendiri, lewat
blog ini.. dan saksinya para pembaca sekalian (kalo ada :p), setelah delapan bulan ini saya akan selalu mengendalikan
mood-swing saya. Semacam pernyataan perang melawan diri sendiri. Haha. Wish me
luck and barokah. Smile!
kak syam temennya keren bangettt
ReplyDeleteah selalu menghangatkan hati teman yang seperti itu