18/03/2021

Satu Tahun

 
Lagu yang sedari kemarin menemani kusut dikepala; bercerita tentang Rindu, Sesal dan Bapak. Tepat 1 tahun beliau berpulang, 18mar20-18mar21 #ALFATIHA
Satu tahun yang lalu, se-pagi ini saya sudah sibuk mau pulang kerumah.. sedari subuh sudah dapat telepon untuk bergegas pulang, firasat pun sudah tidak karuan tapi berusaha tetap tenang, ulang ulang merapal “all is well..Just trying to suggest my self. Dan lalu, dalam perjalanan pulang adek saya menelepon dan bilang, “langsung pulang saja, teleponnya dimatikan dulu.. ndak usah angkat telepon dari siapa-siapa”, “iya” jawab saya sesingkatnya.. tak lama, benar! ada telepon masuk dari beberapa keluarga yang sebelumnya tidak sekalipun pernah menelepon saya. Tidak satupun yang saya angkat, dan lalu saya mematikan handphone. Kembali mencoba menikmati perjalanan dengan tertidur. Hmm. Sambil memejamkan mata dan merebahkan kepala pada sandaran jok mobil travel yang saya kendarai, dalam hati saya berucap “innalillahi wa inna ilaihi rojiun..”, bersamaan dengan itu ujung mata saya mulai basah tapi hati tetap tenang, sepanjang jalan saya hanya beristigfar. Kembalikan segala prasangka kepada Allah dan lalu mengimani bahwasanya semua takdir itu baik. Allah maha baik.

Mungkin ceritanya sampai sini saja, saya suka rapuh kalau ingat setiap kejadian demi kejadian setahun lalu selama mendampingi Bapak melewati hari-hari yang semakin melemahkan fisik dan mental beliau sampai akhirnya saya pulang kerumah disambut oleh tatapan duka para tamu yang datang melayat dirumah kami, pada hari itu. Dari kemarin pun sebenarnya saya sudah uring-uringan, seharian sedih tak karuan; sampai seorang kawan dikantor menegur “kok matanya bengkak?” LOL! Saya tidak sadar kalau saya menangis, padahal cuman beberapa kali terasa mata berkaca kaca eh ternyata bisa bikin jejak sembab bengkak juga.

To be honest i’m down.. emotionally menthally down! Se-ceria dan se-periang apapun saya kelihatannya, yah.. im typical introvert person. Benar-benar hanya butuh diri sendiri dan butuh orang yang saya “ingin” jika sudah masuk dalam fase rapuh seperti ini, dan kali ini saya hanya bisa mengandalkan diri sendiri untuk memeluk diri sendiri. Apasih yang bisa dibuat oleh manusia ketika sedang rapuh selain berzikir, ingat Allah, ingat bahwa hidup dan segala kejadian yang tak mengenakkan juga bakal lewat.. EVERYTHINGS SHALL PASS. Dengar lagu, mencoba memejamkan mata, baca cerita-cerita quora, nonton obrolan yutub, dzikir lagi – then i repeat all activity sampai nyaman sampai tertidur. Parahnya, kemarin itu bersamaan dengan My period day-1, BADMOODSWING MENGHANCURKAN DIRIKU SEHANCUR-HANCURNYA!!! Hahaha.. rotasa akutuwww.

Dan pagi ini saya bangun dengan mood yang luar biasa enak. Alhamdulillah. Mungkin karena semalam hanya merasa rindu yang besar, tanpa sedikitpun overthinking. Saya fikir hari ini akan menjadi puncak ke-galauan saya, berkabung atas satu tahun berpulangnya Bapak (18 Maret 2020 – 18 Maret 2021), but my self love me and Allah loves me more. Hari ini justru semua terasa lebih nyaman; pukul delapan pagi sudah dikantor, seduh teh hijau, buka laptop, dan menulis. Mungkin kedepannya saya akan memilih kembali banyak banyak menulis, berbicara dan berbagi dengan diri sendiri dulu. Walau sebenarnya saat ini hati saya officially being attached with someone, but it’s okay.. I have to fix my self-fisrt; toh bagaimanapun pasangan itu tidak semestinya dihadapkan dengan monster yang bersemayam dalam diri kita. Bukankah permasalahan hidup diluar “kepala” sudah terlalu kompleks, we just belong's together to fight for that kind of condition; sampe tua sampai jadi debu. Serahkan saja semua ke-Allah dan Dia akan memasangkan kita dengan orang setepat-tepatnya. Sekali lagi; sampe tua sampai jadi debu.

Sekian dulu tulisan pagi ini, dengan mood terlapor stabil.

Thank’s GOD.

2 comments:

  1. Mbak syaaam, peluuuk. Turut berduka atas kepulangan Bapak setahun lalu yaa, mbak.
    Aku seneng Mba Syam bilang mau banyak nulis lagi. Aku suka sekali membaca cerita-cerita Mbak Syam :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih ya mbak Ocha, yang dari dulu sampai sekarang sudah paling setia membaca cerita sayah :)

      Delete

< > Home
Powered by Blogger.
emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.